Sabtu, Maret 2

Baby Led Weaning (BLW)

Teknik Baby Led Weaning atau Finger Food adalah membiarkan bayi makan sendiri dengan tangan tanpa disuapi. Teknik membiarkan anak makan sendiri pada tahap awal MPASI (Makanan Pendamping ASI) dengan makanan lunak yg bisa dipegang sendiri seperti pisang dan alpukat. Menurut teori BLW, anak yg di sendokin/disuapin makanan lunak, cenderung beresiko GTM (Gerakan Tutup Mulut) nantinya karena telat mengenal konsep makan sendiri. BLW ini menyarankan bahwa dengan memberikan baby makanan yg bisa dia gengam, secara insting baby akan menaruh ke mulut dan mulai mengunyah. Ini memberikan baby insting untuk membuka mulut untuk makan secara sukarela. 










Pertama2, insting ibu adalah alat yg paling luar biasa. Ikuti instingmu Mom. 

Bayi siapp makan dgn teknik BLW dengan beberapa syarat dan tanda sbb:

1. Sudah bisa duduk tegap walau mungkin masih harus ditopang bangku atau dipangku
2. Tidak perlu tunggu tumbuh gigi, karena gusi bayi cukup utk mengunyah makanan lembut
3. Menaruh segala sesuatu ke mulut
4. Saat bayi mulai sering terlihat mengunyah dengan gusinya
5. Saat bayi sudah mampu mengutip benda dengan jari telunjuk dan ibu jarinya;
6. Hal ini dimaksudkan agar bayi belajar memiliki sensitivitas untuk menghubungkan kegiatan memegang makanan dengan memasukkan makanannya sendiri ke mulutnya.
7. Jika bayi belum memiliki kemampuan ini namun telah diperkenalkan finger food, maka bayi akan mudah frustasi dan dapat mengakibatkan kemampuan untuk makan sendiri pun menjadi mandek.



Makanan apa yg cocok utk BLW awal?

  • Finger food harus dapat hancur oleh gusinya
  • Buah/sayur lunak: Alpukat, Pisang, Pepaya, Zuchinni-->di. potong sebesar ibu jari kita agar mudah digenggam
  • Buah agak keras : Apel, pir --> diiris tipis dan memanjang selebar ibu jari tapi jangan terlalu tipis sehingga hancur saat dipegang. Ini bagus untuk teether bisa didinginkan bila mau
  • Biscuit Bayi pilih low sugar yah Mom. 
  • Makanan kukus : Apel, pir, kentang, wortel, pucuk brokoli, labu siam, tahu, pasta yang lembut dll--> potong sebesar ibu jari
Bagaimana caranya ?


* waktu pagi hari pas berjemur, boleh ditelanjangi, langsung bs dimandikan stlh selesai belajar makan

*dudukan bayi di lantai yg dialasi karet alas popok atau didudukan di High Chair dgn alas kertas koran di bawah high chair utk memudahkan pembersihan lantai.

* Cuci tangan bayi dgn sabun dan lap kering. 

* Berikan makanan yg sudah disiapkan seperti atas beberapa potong. Langkah awal, berikan 1 buah langsung di tangan bayi. Contohkan cara mengenggam makanan tersebut dan biarkan secara alami bayi belajar memasukannya ke mulut. Kalau jatuh, ganti dgn potongan baru, buang potongan yg jatuh bila kotor.

* Biarkan bayi mengeksplor makanannya. Tujuannya adalah belajar makan bukan makan mengenyangkan

* Selalu tunggu bayi Mom selama makan.

*  Siapkan air putih dlm botol/ sippy cup dan biarkan botol dlm jangkauan bayi agar bs diambil sendiri bila bayi mau

* Hindari mengorek makanan dr mulut bayi bila terlalu dini karena mom mungkin takut bayi tersedak.  Bayi akan tersedak dan mau muntah, tabahkan hati Mom, berikan waktu bayi utk belajar mengendalikan muntahan/sedakannya. 

*Perhatikan seksama apabila setelah beberapa saat bayi tampak kesulitan dgn tersedaknya, tetap tenang dan korek makanan secara lembut dr mulut dng jari Mom. 

* Akan lebih menambah rasa yakin Mom utk membiarkan bayi belajar dr tersedaknya apabila Mom belajar dulu cara pertolongan pertama bayi tersedak dgn menepuk punggung bayi  makanan  dr suster/ dokter anak. 

* Berikan pujian dan nada gembira bila bayi sukses makan dan menelan makanannya ya Mom. Pasti bayi termotivasi terus belajar makan sendiri. 



Saya terapin ke Shoka pas awal MPASI hingga sekarang juga. Untuk buah atau snak, biasanya saya biarkan makan sendiri. Memang tidak setiap saat BLW karena pas nasi agak repot membiarkan makan sendiri.




Awalnya serem ya mom, takut tersedak, cuma saya kuatkan dan saya tungguin makannya jd pas tersedak langsung bisa dikeluarkan. Ternyata, pengalaman tersedak ini malah membuat bayi lebih cepat tanggap belajar makan karena mereka berusaha untuk menghindari tersedak lagi. :D. 




Dan plus, berantakan maam nya sampe kemana2 *ngusap keringet...tapi all worth it, alhasil Shoka sekarang pinter maam sendiri dan jarang berantakan lagi. plus sekarang pas di kasih sendok, maunya nyendok sendiri (Duh, pamer kepinteran anak sendiri ..*tutup muka



  Umur 6 bln, Shoka sudah bisa duduk sendiri jadi setiap pagi sebelum jadwal mandi, saya telanjangi sambil berjemur dialasi karet alas popok. Saya kasih pisang / biskuit dan stand-by segelas air di cup utk diminum (iya, saya ajarkan meminum dari cup langsung tanpa dot atau sippy sejak mulai maam). Awalnya nga ada yg masuk, semua makanan berlepotan ada di muka, kepala dan kaki, rambut. Setiap pagi latihan, akhirnya bisa semua makanan habis dimakan walau belepotan dikit di sekitar bibir hehe.. Sesudah itu, bisa dimandikan Mom. Jadwal makan yg lain tetap saya suapi karena repot beresinnya ya. Cuma sendiri di rumah. Tapi satu kali sehari, teknik BLW ini cukup membangun kemandirian anak dan motorik halus juga terbina.



Saya terapin BLW selingan saja karena pertama makan berat, sy ngenalinnya bubur beras (wong org indo kok hehe khan makan beras ya) 

Kalo BLW, nga perlu buah nga usah pure mom. Bs mulai 6+ (bisa duduk, atau duduk dipangku, kalo ngga ya kesedak ya mom maam sendiri sambil tiduran). Bayi itu cerdas loh, senang banget lihat mereka penasaran lihat-lihat, main2 sama makanan yg didepannya. trus ekspresi mereka makan makanan yg dia suapin sendiri beda betul sama kalo disuapin.

Dari awal, karena saya pengennya Shoka pinter makan sendiri, saya selalu muji, ketawa, peluk dan cium kalo Shoka maam sendiri. apalagi sukses masuk mulut. Pas kenalin sendok, sy bantuin pegang (sebetulnya sih sayanya nyuapin, cuman tangan shoka saya gengam ikut nyuap, sambil memuji, "wah, bisa maam sendiri! Pinter" Pujian, nada gembira dan ketawa bahagia kita sebagai bunda tuh penyemangat anak untuk belajar loh. dgn pujian, anak belajar mengerti bahwa perilaku yg demikian di senangi dan perilaku yg ini tidak disenangi karena mamanya matanya melotot, nadanya marah. 

Kudu sabar berantakan dan main2nya sih. Maam jd lama ya karena dia bereksperimen dengan makanannya. Agak progresive ya, karena kalo menurut orang tua dulu, makanan nga boleh dimainin. Tapi balik lagi ke mom masing2 maunya seperti apa. Apapun alirannya, yg pasti cinta momnya ngga ada bandingnya khan...yg ini paling penting :D





Semoga moms yg lg MPASI bisa jd sumber info. Selama mencoba

Sumber www.babyledweaning.com dan sumber lain.

Resep Lain Info + Tips lain | Pesan Kaldu | Testimonial | Pesan Tepung Qreezpy | Pesan Gasol  

 ________________________________________________________________________________________

Saran, Resep dan tips hanya berdasarkan pengalaman pribadi dan tidak mengantikan pendapat dokter. Bila ada masalah serius , harap hubungi Dokter Spesialis Anak/Dokter Gizi